Koni Garut – Wakapolres Garut Kompol Abdul Kholik membuka kejuaraan Tarung Derajat memperebutkan dalam piala Bupati Garut Cup Tahun 2020 di GOR Beladiri Ciateul Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (11/1/2020).

Kejuaran tersebut berlangsung selama dua hari mulai 11-12 Januari 2020 dengan diikuti 171 peserta yang terdiri dari 74 peserta tarung putra, 40 peserta petarung putri dimana tergolong ke dalam 11 kelas tarung putra dan 19 petarung putri.

Medali yang diperebutkan untuk petarung putra 11 emas 11 perak dan 22 perunggu, sedangkan untuk putri 9 emas 9 perak dan 18 perunggu jumlah medali yang diperebutkan petarung adalah 80 kemudian ada ranger campuran jumlah 57 peserta kelas, yang diperebutkan jumlah emas 3, perak 3,dan 3 perunggu jumlah medali 75 medali.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri pula ketua Koni Garut Dr. Ir. H Abdusy Syakur Amin, M.Eng beserta jajaran, Bupati Garut yang diwakili Kabid keolahragaan H. Tito Sugito, Dandim yang diwakili Danramil 1111/Tarogong Kapten Inf Dedi Saepuloh, Dandenpom III/2 Garut Letkol CPM Yulius Amra, Kapolsek Tarogong Kidul Alit Kadarusman, Ketua Pengcab Tarung Derajat Garut Jajang Al Mas’irin dan para tamu undangan.

Dalam sambutanya Wakapolres Garut mengapresiasi kegiatan ini dan merasa bangga tarung derajat ini bisa dikenal secara nasional maupun internasional.

“Selain cabor pencak silat yang sudah dikenal di manca negara dan saya juga merasa bangga karena tarung derajat ini sudah dipertandingkan dievent-event nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Wakapolres menjelaskan, dengan adanya kejuaraan Bupati Cup tersebut diharapkan bisa melahirkan juara-juara baru di cabor seni bela diri tarung derajat, terutama bagi kemajuan wilayah Kabupaten Garut. Dengan majunya olahraga tarung derajat itu, kata Wakapolres, mampu mengokohkan fisik dan nurani para petarung.

Ketua KONI Kab. Garut Prof Dr. H Abdusyi Syakur Amin M,.Eng, mengakui kami sangat, gembira dan menyambut baik kegiatan ini. karena ini juga merupakan salah satu program kerja KONI yang dilaksanakan oleh cabor, terutama terkait dengan peningkatan intensitas pertandingan

” lebih sering bertanding, supaya mereka (para cabor-red) bisa melakukan evaluasi terhadap pelatihannya dan Even ini juga sebagai bagian dari persiapan menghadapi PORKAB tahun 2020 mendatang. Kami terus bersosialisasi banyak hal, sehingga kita berharap pada waktunya nanti atau semakin banyak pertandingan semakin berkualitas, karena hasilnya ini jadi evaluasi diperbaiki lagi hingga menjadi atlet berkualitas yang bagus,” jelasnya

Terus terang saja sebagai dukungan kami, lanjut Syakur , kami mendukung ini dengan memberikan bantuan tambahan dalam bentuk bantuan matras yang dipake ini. matras ini yang diberikan oleh KONI untuk cabor, yang merupakan bantuan dari Bapak Bupati Garut,

“Alhamdulillah amanat bupati tersebut, telah kita sampaikan ke cabor, meskipun masih jauh dari harapan kita dan kita berharap kedepan juga alatnya bisa dilengkapi lagi supaya anak anak bisa berlatih dengan lebih baik lagi,” tuturnya

Ia menambahkan, Insyaallah pada bulan november ini ada satu atlet boxer (Tarung Derajat) yang mewakili Jawa Barat yaitu Ainun Kuswandi, yang di potensi dapat medali emas di PON

” kita do’akan saja, dan kami mohon do’anya supaya yang bersangkutan bisa menjadi atlet kebanggaan kabupaten Garut,” ungkapnya

Sebagai dorongan dari KONI , kita memberikan bantuan insentif setiap bulannya, biaya pembinaan akan tapi untuk latihan itu porsinya ada di cabor itu sendiri, selain itu juga kita berikan beasiswa full dari Uniga,” pungkasnya

Sementara ditempat yang sama Ketua pengcab Tarung Derajat Kabupaten Garut Jajang Al Mas’ irin menyampaikan kejuaraan ini diselenggarakan rasa tanggung jawab dari pengurus cabang (PengCab). dalam mempersiap teknis anak anak Tarung Derajat ini untuk mempersiapkan PORKAB nanti

” Dalam hal ini kami mencoba untuk memotivasi anak anak, Kejuaraan ini juga dalam juga rangka menyiapkan potensi atlet tarung derajat, supaya tau berapa kekuatan yang bisa disodorkan dari tarung derajat nanti,” ucapnya saat ditemui para awak media disela kegiatan, Sabtu (11/01/2020)

Lebih jauh Jajang mengatakan, kami mengadakan kejuaraan ini salah satunya untuk mengukur hal tersebut. Seperti yang disarankan oleh KONI Kabupaten Garut, untuk melaksanakan PORKAB 2020 itu minimal harus diikuti 6 kecamatan, ”

” Alhamdulillah saat ini yang mengikuti kejuaraan ini baru 10 kecamatan dari 12 kecamatan yang ada, dan sisanya yang 2 Kecamatan belum bisa mengikuti, di karena masih baru dibuka,” ungkpanya

Ia berharap , piala bupati cup ini bisa terus berkelanjutan kedepannya, selain dilaksanakan pengcab kedepan even ini bisa dilaksanakan baik oleh KONI ataupun Dispora, harapnya

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *