Koni Garut – Terkait program pengadaan Sarana dan Prasarana Olahraga, Ketua POSSI (Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia) Kab. Garut, Hendro Sugiarto menilai program ini merupakan langkah strategi Koni Garut dalam menuju prestasi Puncak olahraga di Kab. Garut, Menurut Hendro untuk meraih prestasi dan hasil yang maksimal dalam bidang olahraga di Kabupaten Garut tentu tidak mudah, dibutuhkan upaya strategis yang komprehensif dimulai dari identifikasi potensi cabor (nomor) dan atlet, kedua, pemetaan prestasi cabor (nomor) yang akan diikuti oleh atlet serta bagaimana peluang untuk mendapatkan hasil maksimal ( goal setting) dengan melihat kemampuan pesaing melalui analisa SWOTs (Strengthening/Kekuatan, Weakness/Kelemahan, Opportunite/Peluang, Threats/Kendala/Hambatan, solution/solusi), ketiga, identifikasi dukungan teknis dan non teknis untuk mendapatkan hasil maksimal sesuai karaketeristik cabor dan Keempat bagaimana implementasi yang maksimal dari Cabang Olahraga dalam menentukan target melalui Planning, Organizing, Actuating, Controlling, Evaluating (POACE) ke dalam proses latihan yang efesien dan efektif.

Keempat hal tersebut KONI Kabupaten Garut sudah memulai dengan baik, mulai dari mengidentifikasi potensi CABOR, pemetaan CABOR dan kemarin digenapkan dengan sebuah kebijakan berupa Penguatan sarana dan prasarana bagi CABOR. Bagi kami kebijakan tersebuit adalah sebuah kebijakan yang monumental yang dilakukan KONI sebagai langkah strategis KONI menuju prestasi puncak olahraga. Kebijakan tersebut juga banyak di apreasiasi oleh banyak kalangan, termasuk diantaranya bapak Bupati dan seluruh insan olahraga yang ada di Kabupaten Garut.

Kebijakan penguatan sarana dan prasarana bagi CABOR di awali dengan terlaksananya Bimtek yang dilakukan oleh KONI Garut dengan tujuan setiap CABOR mampu memanfaatkan dana penguatan tersebut secara tranmsparan dan akuntabel, penyerahan secara simbolis dengan disaksikan oleh aparatur pemerintah daerah dan terkahir (kemarin) dibuatkan rekening bagi seluruh CABOR menunjukan sebuah bentuk pembinaan yang dilakukan oleh KONI kepada CABOR dilakukan secara profesional dan melakukan prinsip-prinsip good governance dalam hal tatakelola organisasi.

Bagi saya yang merupakan bagian dari insan olahraga yang sekarang diamanahkan menjadi salah satu Ketua CABOR, apa yang dilakukan oleh KONI di bawah pimpinan bapak Syakur adalah sebuah jawaban serta harapan yang selama ini dinanti-nanti oleh CABOR. Saya meyakini hampir semua CABOR merasakan hal yang sama bahwa seolah-olah pemerintah tidak hadir dalam dalam upaya pembinaan keolahragaan sehingga minimnya prestasi yang di raih. Dalam hal memajukan olahraga, CABOR tidak hanya membutuhkan banyak bibit pemain yang baik, akan tetapi membutuhkan sarana dan prasarana yang memadai. Apa yang dilakukan KONI kemarin merupakan jawaban dari semua kegundahan serta harapan CABOR untuk memulai langkahnya, agar kelak bisa meraih prestasi yang maksimal.

Setelah kebijakan monumental yang dilakukan KONI kemarin selanjutnya bolanya ada di setiap CABOR. Setiap CABOR harus mampu mengimplementasikan secara maksimal dalam menentukan target. Setiap event pembianaan dilakukan secara sistematis, dimulai dengan merencanakan latihan dengan valid dan baik, mengorganisir latihan dengan kondusif, mengaktualisasikan latihan sesuai dengan yang direncakan secara komprehensif, mengawasi dan mengendalikan secara cermat dan tepat, serta mengevaluasi secara konsisten secara periodik dan terkahir berjuang maksimal dalam medan kompetisi.

Terakhir atas nama pribadi dan CABOR yang saya pimpin, kami mengucapkan terimakasih dan sangat mengapreasiasi atas kebijakan yang dikeluarkan oleh KONI berupa penguatan sarana dan prasarana bagi CABOR. Amanah ini akan kami jaga untuk memaksimalkan agar kelak kami mampu menuai prestasi yang lebihi baik lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *