Koni – Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Kabupaten Garut mengadakan kejuaraan Taekwondo se-Priangan Timur di Gor Bela Diri Ciateul Kecamatan Tarogong Kidul, Sabtu (24/8). Kegiatan yang diadakan selama dua hari pada Sabtu (24/8) dan Minggu (25/8) ini diikuti 580 atlite taekwondo yang dari ari seluruh wilayah di Priangan Timur.

Ketua Pengcab Taekwondo Kabupaten Garut Arif Nurdin mengatakan, kejuaraaan ini diadakan selain untuk meningkatkan prestasi para atlet, juga untuk menggali potensi atlit taekondo di Garut. Hal itu karena potensi atlet olahraga bela diri ini sangat banyak.

“Potensi Garut ini (atlet taekwondo) sangat besar. Bisa dibilang Garut ini sebagai pemasok atlet taekondo di Jawa Barat selama ini,” ujarnya kepada wartawan saat pembukaan kejuaraan kemarin.

Menurut dia, saat ini atlet taekwondo asal Garut ini menjadi salah satu tolak ukur bagi para atlet taekwondo di Wilayah Priangan Timur. Hal itu terlebih sudah ada atlet Garut atas nama Muhammad Rizal yang sudah Go Internasional dengan menjuarai loba tingkat Asean dan Asia.

“Kita di Garut menjadi salah satu pencetak atlet nasional bahkan internasional, meski hanya satu orang,” terangnya.

Menurut dia, pontensi Garut sendiri sangat baik, dengan banyaknya tempat latihan Taekwondo di setiap Kecamatan bahkan di sekolah dari SD sampai SMA dan Universitas sudah banyak. Dan atlet Garut sudah banyak yang memiliki prestasi lokal, regional maupun nasional.

“Garut ini memiliki potensi yang sangat luar biasa untuk atlet taekwondo ini,” katanya.

Meski minim sarana dan prasarana, kata dia, pihaknya bersama yang lain tetap mendorong anak didiknya untuk tetap latihan dengan fasilitas yang ada.

“SOR ini (bela diri) baru berdiri beberapa tahun, meski masih banyak fasilitas yang kurang kita berharap sarana dan fasilitas latihan bisa diperhatikan oleh Pemda Garut,” ucapnya.

Ketua KONI Garut Dr Ir Abdusy Syakur Amin M.Eng mengapresias kejuaraan yang diadakan Pengcab Taekwondo ini. Menurut dia, kegiatan seperti ini perlu dilakukan selain untuk melatih para atlet, juga memberikan ilmu kepada para penyelenggara dalam mengadakan kejuaraan seperti ini.

“Biasanya Garut itu hanya peserta saja. Sekarang bisa jadi penyelenggara. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini bisa menjadi pembelajaran bagi penyelenggara untuk bisa melaksanakan lebih baik lagi,” terangnya.

Syakur mengakui, cabang olahraga (cabor) taekwondo ini memang bukan cabor unggulan Garut yang selalu menyumbangkan medali emas. Tetapi dengan adanya kegiatan ini, potensi atlet taekwondo ini bisa terangkat.

“Potensi atlitnya sangat besar. Hampir di setiap sekolah masuk dalam ekstrakurikulernya. Jadi kejuaraan ini sangat bagus sekali diadakan untuk mengasah kemampuan atlet,” paparnya.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *