Garut – Sembilan atlet Kabupaten Garut dipastikan akan turut membela Indonesia dalam ajang olah raga Asian Games 2018, yang akan digelar pada 18 Agustus mendatang. Ajang Asian Games 2018 harus menjadi momentum kebangkitan olahraga, termasuk di daerah. Masyarakat Garut khususnya, umumnya Priangan Timur dan Jawa Barat harus berbangga diri. Pasalnya, sejumlah atlet dari tatar sunda ini menjadi atlet untuk even olahraga negara-negara se-Asia ini. Hal tersebut diungkapkan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Garut, Dr. Ir. H. Abdusy SyakurAmin, M.Eng seusai menghadiri pelepasan Api Asian Games 2018 di kawasan Babancong Alun-alun Garut Senin (13/8).

Ketua KONI yang juga Rektor Universitas Garut (Uniga) menuturkan, tampilnya Sembilan atlet Garut di ajang olah raga terbesar se Asia ini tentunya cukup membanggakan jajaran KONI serta seluruh masyarakat Garut. Sebab, Garut turut andil dalam ikut mengharumkan nama bangsa.

Ia berharap, tampilnya Sembilan atlet Garut dalam ajang Asian Games ini bisa memacu dan memotivasi atlet lainnya untuk terus mengukir prestasi. Sehingga ke depan, Garut akan terus melahirkan atlet-atlet berprestasi.

Dari Sembilan atlet tersebut, enam atlet merupakan atlet pencak silat dan lima atlet di antaranya merupakan mahasiswa Universitas Garut (UNIGA),  sementara tiga lainnya merupakan atlet dayung dan kurash cabang olah raga bela diri yang baru dipertandingkan dalam ajang Asian Games 2018” ungkap Ketua Koni.

Ia menyebutkan, hal ini membuktikan bahwa atlet daerah khususnya dari Garut sudah mampu menunjukkan prestasi yang sangat luas. Untuk memotivasi para atlet Garut yang akan bertanding di Asian Games, dalam waktu dekat KONI bersama Wakil Bupati Garut rencananya akan mengunjungi tempat latihan atlet asal Garut yang sedang melaksanakan pelatnas di Jakarta, dan dibeberapa daerah lainnya.

Menurut Syakur, terwujudnya prestasi dalam olahraga bukanlah suatu yang instan. Karena butuh kerja keras selain dari atlit itu sendiri juga dari semua pihak. “Mereka juga meniti dari daerah di antaranya event porda, sehingga pembinaan para atlet merupakan suatu investasi berharga kedepan. Seperti penyelenggaraan Porkab juga harus tetap dilaksanakan,” ucapnya. 

 

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *